LEBAK

Antisipasi Kemarau 2026, BPBD Lebak Intensifkan Pemetaan Wilayah Rawan Kekeringan

89
×

Antisipasi Kemarau 2026, BPBD Lebak Intensifkan Pemetaan Wilayah Rawan Kekeringan

Sebarkan artikel ini

LEBAK | lensanews.id 

Memasuki periode awal musim kemarau pada April 2026, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lebak memperkuat langkah antisipatif melalui penyusunan navigasi serta pemetaan wilayah rawan kekeringan secara lebih terukur dan sistematis.

 

Kepala BPBD Lebak, H. Sukanta, mengungkapkan bahwa hampir seluruh kecamatan di Kabupaten Lebak—sebanyak 23 wilayah—berpotensi terdampak kekeringan.

 

Berdasarkan prakiraan, musim kemarau tahun ini diprediksi berlangsung sejak April dan mencapai puncaknya pada Agustus 2026.

“Kami telah menyiapkan langkah-langkah strategis sebagai bentuk mitigasi dini, di antaranya melalui navigasi dan pemetaan kawasan rawan kekeringan,” ujarnya.. Selasa ( 31/3/2026)

 

Sebagai bagian dari upaya respons cepat, BPBD Lebak juga menyiagakan armada truk tangki air bersih serta menempatkan toren air di sejumlah titik prioritas guna menjaga keberlangsungan pasokan air bagi masyarakat terdampak.

 

Tak hanya itu, sinergi lintas sektor terus diperkuat dengan melibatkan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Dinas Pertanian, serta PDAM.

 

Hal ini difokuskan pada kesiapan infrastruktur, khususnya jaringan irigasi yang memiliki peran krusial dalam menopang ketahanan air dan keberlangsungan sektor pertanian.

 

“Koordinasi lintas instansi menjadi kunci agar penanganan dampak kekeringan dapat berjalan optimal, sekaligus memastikan kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi,” pungkasnya.(Dra)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *