LEBAK | lensanews.id
Sejumlah warga Kampung Bayah Satu, Desa Bayah Barat, Kecamatan Bayah, Kabupaten Lebak, Banten, menggelar aksi turun langsung ke bantaran Sungai Cidikit pada Rabu (1/7/2026). Aksi ini dipicu oleh keresahan mendalam warga terkait kondisi sungai yang kini keruh dan mengalami pendangkalan parah.
Aksi yang dipimpin oleh ketua RW setempat bersama para pemilik sawah di sepanjang bantaran sungai ini bertujuan untuk mendesak pihak terkait agar segera mengambil tindakan nyata. Warga juga merekam kondisi lapangan secara visual sebagai bukti konkret untuk memohon respons cepat dari pihak perusahaan dan instansi pemerintah.
Dalam tuntutannya, warga mendesak perusahaan yang beroperasi di sekitar wilayah tersebut untuk bertanggung jawab penuh. Mereka menuntut pemulihan fungsi sungai, baik dari segi kebersihan kualitas air maupun kedalaman arus sungai.
’Kami selaku warga terdampak meminta kepada pihak perusahaan agar Sungai Cidikit kembali jernih dan normal,” ujar Ketua RW 05 sekaligus Tokoh Masyarakat Kampung Bayah Satu, Empud Saripudin, di lokasi kegiatan, Rabu (1/7/2026).
Warga menegaskan pentingnya pengerukan atau normalisasi segera terhadap material batu kerikil yang menyumbat aliran sungai. Jika dibiarkan tanpa penanganan, tumpukan material tersebut dikhawatirkan akan menyumbat total arus air dan memicu bencana.
”Pendangkalan Sungai Cidikit ini harus segera dikeruk. Jika tidak, saat banjir datang, air sungai akan meluap dan meratakan permukiman serta persawahan. Pemukiman bisa habis, sawah juga habis,” tegas Empud.
Melalui aksi ini, warga berharap pihak manajemen perusahaan dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebak segera turun tangan melakukan langkah mitigasi nyata sebelum bencana banjir melanda kawasan tersebut.












