LEBAK

Pohon Tua Tumbang di Tengah Hujan, Jalur Rangkasbitung–Pandeglang Sempat Lumpuh

73
×

Pohon Tua Tumbang di Tengah Hujan, Jalur Rangkasbitung–Pandeglang Sempat Lumpuh

Sebarkan artikel ini

LEBAK, BANTEN | lensanews.id 

Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Lebak, Selasa (6/10/2026) sore, memicu tumbangnya sebuah pohon berukuran besar di ruas Jalan Rangkasbitung–Pandeglang, tepatnya di Kampung Tajur.

 

Pohon tersebut roboh sekitar pukul 16.45 WIB dan menutup hampir seluruh badan jalan. Kondisi itu membuat arus lalu lintas dari kedua arah sempat terhenti total. Antrean kendaraan pun mengular hingga beberapa kilometer, baik dari arah Rangkasbitung menuju Pandeglang maupun sebaliknya.

 

Situasi tersebut segera mendapat penanganan. Tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lebak bersama petugas PLN dan masyarakat sekitar turun ke lokasi untuk melakukan evakuasi. Penanganan juga mendapat dukungan dari personel Satuan Lalu Lintas Polres Lebak guna mengatur arus kendaraan dan mengurai kepadatan.

 

Pohon yang berukuran cukup besar harus dipotong menjadi beberapa bagian agar dapat dipindahkan dari badan jalan. Proses evakuasi berlangsung lebih dari satu jam sebelum jalur kembali dapat dilalui kendaraan.

 

Sekretaris BPBD Kabupaten Lebak, Feby Rizki Pratama, mengatakan pihaknya menerima laporan terkait pohon tumbang tersebut dan segera mengerahkan personel ke lokasi.

 

“Kami menerima laporan ada pohon tumbang di jalan Rangkasbitung–Pandeglang. Tim dari BPBD Lebak langsung terjun ke lokasi sekitar pukul 16.55 WIB,” ujar Feby saat dikonfirmasi media di lokasi

 

Menurut Feby, tumbangnya pohon diduga dipicu hujan deras, sementara kondisi pohon yang sudah tua turut menjadi faktor yang perlu diwaspadai.

 

“Pohon tumbang akibat hujan deras dan pohonnya terlihat sudah tua. Penanganan berlangsung lebih dari satu jam karena pohonnya begitu besar. Alhamdulillah tidak ada korban yang tertimpa pohon dan ruas jalan sudah bisa dilalui kembali,” katanya.

 

Feby menambahkan, penanganan dan pemeliharaan pohon pada dasarnya menjadi kewenangan perangkat daerah terkait. Namun, dalam situasi darurat yang mengancam keselamatan masyarakat maupun menghambat akses transportasi, BPBD tetap mengambil langkah cepat untuk melakukan evakuasi dan penanganan di lapangan.

 

Memasuki periode pancaroba pada Oktober hingga November, BPBD Lebak mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi pohon tumbang, khususnya saat hujan deras yang disertai angin kencang.

 

Sejumlah jalur yang dinilai perlu mendapat perhatian pengguna jalan antara lain Rangkasbitung–Pandeglang, Rangkasbitung–Lebakgedong, serta Rangkasbitung–Gunungkencana.

 

“Kami mengimbau kepada masyarakat, ketika hujan deras dan angin kencang agar selalu waspada dan jangan berteduh di bawah pohon,” imbaunya.

 

Peristiwa di Kampung Tajur tersebut menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan bersama terhadap kondisi pepohonan di sepanjang jalur lalu lintas, terutama memasuki musim pancaroba. Respons cepat petugas di lapangan pun menjadi bagian penting dalam memastikan akses masyarakat kembali terbuka sekaligus mencegah gangguan lalu lintas berlangsung lebih lama.

(ND)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *