LEBAK

Penutupan Sementara Operasional SPPG Desa Bejod Kecamatan Wanasalam

120
×

Penutupan Sementara Operasional SPPG Desa Bejod Kecamatan Wanasalam

Sebarkan artikel ini

LEBAK | lensanews.id 

Sehubungan dengan adanya penutupan sementara operasional SPPG di Desa Bejod, Kecamatan Wanasalam, Kabupaten Lebak, Banten, oleh pihak BGN, Hida Nurhidayat, Praktisi Pendidikan Lebak, menyampaikan bahwa langkah tersebut merupakan tindakan evaluatif yang penting untuk dilakukan demi memastikan kualitas dan akuntabilitas program. Namun, di kalangan pendidikan maupun masyarakat penerima manfaat, terdapat harapan akan kejelasan dan keadilan dalam penanganan peristiwa ini.

 

Hida Nurhidayat, Praktisi Pendidikan Lebak, juga menegaskan bahwa pemberian sanksi, baik berupa penutupan sementara maupun permanen terhadap Dapur SPPG, harus mempertimbangkan aspek perkembangan gizi anak sekolah. Sebab, penghentian pemberian makanan bergizi (MBG) secara tiba-tiba dapat berdampak negatif terhadap proses tumbuh kembang anak, yang tentunya berpengaruh terhadap keberhasilan program nasional dalam meningkatkan gizi anak-anak, ibu hamil, dan ibu menyusui,” ujar Hida, 13/04/2026.

 

Selain itu, kami menyarankan agar, jika memungkinkan, pemberian MBG tidak dihentikan sepenuhnya. Pihak BGN dapat memberi instruksi agar dapur SPPG lain yang terdekat dan mampu membantu turut serta dalam penanganan, sehingga keberlanjutan asupan gizi bagi anak-anak tetap terjaga. Dengan demikian, proses tumbuh kembang anak dapat terpantau secara efektif, manfaat tetap terjamin, dan program nasional pemberian makanan bergizi dapat berjalan secara berkelanjutan dan akuntabel,” tambahnya.

 

Dalam hal adanya kesalahan dari pihak SPPG, kami berharap proses penanganannya tidak berlarut-larut. Penyelesaian sebaiknya dilakukan dalam waktu maksimal satu hari, kecuali jika kesalahan tersebut bersifat fatal, dilakukan secara sengaja, atau berulang. Pada kondisi tersebut, pengambilan tindakan lebih tegas dapat dipertimbangkan sesuai prosedur, kami berharap upaya ini dapat menjadi solusi terbaik demi keberlangsungan program dan kesejahteraan penerima manfaat,” harapnya.(Kpek RM)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *