BOGOR

Musrenbang RKPD 2027, Bupati Bogor Tegaskan Arah Pembangunan Berbasis Aspirasi Masyarakat

78
×

Musrenbang RKPD 2027, Bupati Bogor Tegaskan Arah Pembangunan Berbasis Aspirasi Masyarakat

Sebarkan artikel ini

BOGOR | lensanews.id

Pemerintah Kabupaten Bogor, menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD

tahun 2027 di ruang Serbaguna 1 Setda, Cibinong, selasa (7/4/2026).

 

Kegiatan ini menjadi forum strategis dalam menyatukan arah kebijakan pembangunan Kabupaten Bogor untuk tahun anggaran 2027.

 

Bupati Bogor Rudy Susmanto menegaskan, Pemerintah Kabupaten Bogor terus memperkuat sinergi lintas perangkat daerah dalam menyusun perencanaan pembangunan yang terarah dan berbasis kebutuhan masyarakat.

 

Musrenbang RKPD ini merupakan tahapan lanjutan dari Musrenbang Desa/Kelurahan dan Kecamatan, yang seluruh usulannya di himpun dan dirumuskan menjadi rancangan APBD 2027 serta rencana kerja perangkat daerah.

 

“Bersama seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Bogor, kami memastikan setiap tahapan perencanaan berjalan optimal. Seluruh usulan dari Desa/Kelurahan dan Kecamatan kami integrasikan agar menjadi kebijakan yang tepat sasaran,” ujar Rudy Susmanto kepada Wartawan.

 

Ia melanjutkan, Pemerintah Kabupaten Bogor juga mengakomodir aspirasi masyarakat melalui anggota DPRD Kabupaten Bogor yang telah melaksanakan reses di daerah pemilihan masing- masing.

 

Dengan demikian, setiap program yang dirumuskan tidak muncul secara instan. Melainkan melalui proses perencanaan yang matang dan berjenjang.

 

“Dalam penetapan prioritas pembangunan 2027, Bupati Bogor bersama jajaran Pemkab Bogor menitikberatkan pada pemenuhan hak dasar masyarakat. Fokus pembangunan meliputi percepatan infrastruktur, peningkatan kualitas sumber daya manusia, sektor pendidikan dan kesehatan, serta penguatan kegiatan keagamaan,” terangnya.

 

Lebih lanjut, Pemkab Bogor juga memastikan program bantuan keuangan infrastruktur Desa tetap berlanjut pada tahun 2027. Sebagai bentuk komitmen dalam pemerataan pembangunan hingga tingkat desa.

 

“Pentingnya kolaborasi antara Pemerintah Daerah dengan seluruh elemen masyarakat, termasuk tokoh agama, organisasi kemasyarakatan, pemuda, serta dukungan para Media dalam menyampaikan informasi pembangunan kepada publik,” pungkasnya. (Irvan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *