BOGOR

Halal Bihalal PGRI Cabang Citeureup, jadi Momentum Perkuat Kualitas Dunia Pendidikan

11
×

Halal Bihalal PGRI Cabang Citeureup, jadi Momentum Perkuat Kualitas Dunia Pendidikan

Sebarkan artikel ini

BOGOR | lensanews.id

Kegiatan halal bihalal yang diselenggarakan oleh Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Cabang Kecamatan Citeureup, Kabupaten Bogor, menjadi momentum penting untuk mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat komitmen dalam meningkatkan kualitas dunia pendidikan.

 

Acara yang berlangsung dengan penuh kehangatan ini, dihadiri oleh para guru yang masih aktif maupun yang sudah pensiun.

 

Turut hadir, ajaran pengurus PGRI Kabupaten Bogor dan perwakilan Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor, Camat, Lurah, Forkopimcam Citeureup serta tamu undangan. Bertempat di Gedung Auditorium Setda, Cibinong, sabtu (25/4/2026).

 

Bahwa halal bihalal bukan sekadar tradisi pasca idul fitri, tetapi juga menjadi ajang refleksi dan konsolidasi bagi para tenaga pendidik. Pentingnya peran guru dalam menghadapi tantangan pendidikan yang semakin kompleks di era modern.

 

“Momentum ini harus kita manfaatkan untuk memperkuat kebersamaan dan meningkatkan profesionalisme guru. Kualitas pendidikan sangat bergantung pada kualitas pendidiknya,” ujar Achmad Ridwan, S.Pd Ketua PGRI cabang Citeureup kepada lensanews.id.

 

Ia melanjutkan, kegiatan ini juga diisi dengan tausiyah yang mengajak para peserta untuk menanamkan nilai-nilai keikhlasan, integritas, dan dedikasi dalam menjalankan tugas sebagai tenaga pendidik.

 

“Melalui kegiatan halal bihalal ini, sinergi antar guru semakin kuat sehingga mampu mendorong peningkatan mutu pendidikan, baik dari sisi akademik maupun karakter peserta didik,” ungkap Achmad Ridwan.

 

Lebih lanjut, kualitas pendidikan tidak lepas dari sarana dan prasarana gedung yang bagus. Dukungan dari Pemerintah Kabupaten Bogor melalui Dinas Pendidikan Alhamdulilah sangat baik, dan ketika ada yang perlu dibenahi responnya cepat dalam mengatasi setiap keluhan maupun masalah di sekolah khususnya di wilayah Citeureup.

 

“Untuk program MBG di wilayah Citeureup belum merata karena kurangnya SPPG, semoga bisa sepenuhnya mengakomodir kebutuhan MBG di wilayah Kecamatan Citeureup,” pungkasnya. (Irvan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *