LEBAK

Dua Pekan Kritis Usai Tersengat Listrik, Warga Gununggede Lebak Tutup Usia

106
×

Dua Pekan Kritis Usai Tersengat Listrik, Warga Gununggede Lebak Tutup Usia

Sebarkan artikel ini

LEBAK | lensanews.id 

Setelah sempat menjalani masa kritis selama dua pekan, Sangsang (34), warga Kampung Parapatan, Desa Gununggede, Kecamatan Panggarangan, Kabupaten Lebak, dilaporkan meninggal dunia pada Selasa (14/4/2026) sekitar pukul 07.30 WIB.

‎Korban sebelumnya mengalami luka serius akibat tersengat aliran listrik tegangan tinggi saat sedang memperbaiki atap rumahnya pada Kamis (2/4/2026) lalu.

‎Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Gununggede sekaligus perwakilan keluarga, Komarudin, mengonfirmasi kabar duka tersebut. Ia menyebutkan almarhum mengembuskan napas terakhir di kediamannya setelah sempat mendapatkan perawatan medis di rumah sakit.

‎”Almarhum memang sempat dibawa pulang dari rumah sakit pada Minggu (12/4) kemarin. Namun, pagi ini sekitar jam 07.30 WIB, beliau meninggal dunia di rumah,” ujar Komarudin, Selasa (14/4).

‎Peristiwa tragis ini mendapat atensi serius dari Anggota DPRD Kabupaten Lebak Fraksi Gerindra, Samboja Uton Witono. Pria yang akrab disapa Ama Dewan ini menyampaikan duka mendalam sekaligus melayangkan protes keras kepada pihak penyedia layanan listrik.

‎Samboja menegaskan bahwa pihak PLN harus bertanggung jawab penuh atas insiden yang merenggut nyawa warga tersebut. Ia menilai ada indikasi kelalaian dalam pemeliharaan keamanan jaringan listrik di area pemukiman.

‎”Atas nama Fraksi Gerindra DPRD Lebak, saya meminta PLN untuk bertanggung jawab secara maksimal. Peristiwa ini diduga kuat terjadi karena kelalaian pihak PLN dalam memastikan keamanan jaringan, yang mengakibatkan warga luka serius hingga meninggal dunia,” tegas Samboja.

‎Lebih lanjut, Samboja menyatakan akan terus mengawal persoalan ini hingga ada langkah nyata dari perusahaan milik negara tersebut bagi keluarga korban.

‎”Kami akan terus mengawal kasus ini agar ada keadilan dan pertanggungjawaban yang jelas atas hilangnya nyawa warga kami,” pungkasnya. (Dede)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *