PESAWARAN | lensanews.id
Tangis haru dan bangga pecah di halaman Pondok Pesantren Al Farabi, Desa Halangan Ratu, Kecamatan Negeri Katon, Senin (20/4/2026). Sebanyak 17 santri resmi diwisuda setelah menuntaskan pendidikan selama enam tahun.
Prosesi wisuda sekaligus pelepasan itu menandai berakhirnya masa pengabdian para santri di pesantren, sekaligus awal langkah mereka ke jenjang yang lebih tinggi. Tidak semua santri mampu bertahan hingga akhir, sehingga kelulusan 17 nama ini jadi pencapaian tersendiri bagi Al Farabi.
“Terima kasih atas kesabaran dan mohon maaf atas segala kesalahan kami sampaikan kepada seluruh ustaz dan pengasuh pondok. Bekal ilmu ini jadi pegangan hidup kami ke depan agar lebih baik di tengah masyarakat,” ucap Andra, salah satu santri yang diwisuda, mewakili rekan-rekannya.
Pengasuh Ponpes Al Farabi, Ustadz Fatoni, menegaskan bahwa enam tahun adalah tempaan panjang untuk membentuk karakter dan keilmuan. Kini, para santri dikembalikan ke wali masing-masing dengan satu pesan: jaga akhlak.
“Enam tahun bukan waktu yang sebentar. Apa yang jadi bekal kalian kelak harus menjadi pegangan ketika berada di tengah masyarakat. Tetap jaga akhlak dan harus menjaga nama baik Pondok Pesantren Al Farabi. Sukses untuk kalian semua,” kata Ustadz Fatoni dalam amanatnya.
Fatoni mengklaim, alumnus Al Farabi mampu bersaing dengan lulusan pesantren besar maupun sekolah sederajat. Buktinya, banyak alumni yang kini mengabdi sebagai anggota TNI dan Polri, serta lolos ke perguruan tinggi negeri dan luar negeri, termasuk Universitas Al-Azhar, Kairo, Mesir.
Ponpes Al Farabi merupakan bagian dari Perguruan Dinniyah Putri Lampung, bernaung di bawah Kampus Instidla. Selain kurikulum diniyah, pesantren aktif mengasah kepribadian santri lewat berbagai kegiatan pengembangan diri. Hasilnya, sederet prestasi telah ditorehkan santri dari berbagai angkatan.
“Bagi masyarakat yang menginginkan putra-putrinya belajar lebih berkualitas dan mandiri, Ponpes Al Farabi di Desa Halangan Ratu, Kecamatan Negeri Katon, Kabupaten Pesawaran, terbuka untuk menerima santri baru,” pungkasnya.(Indra).












