BOGORNEWSTNI & POLRI

Program Ketahanan Pangan, Danrem 061/Suryakencana Hadiri Panen Jagung dan Sayuran 

80
×

Program Ketahanan Pangan, Danrem 061/Suryakencana Hadiri Panen Jagung dan Sayuran 

Sebarkan artikel ini

BOGOR | lensanews.id

Komandan Korem (Danrem) 061/Suryakancana hadiri sekaligus melaksanakan kegiatan panen jagung dan berbagai jenis sayuran di lahan pertanian yang berlokasi di Jalan Bojonggede-Kemang (Bomang). Jum’at (6/11/2026).

Ketahanan pangan yang dikembangkan menjadi program ekosistem ketahanan pangan bagi masyarakat, merupakan bentuk nyata dukungan TNI terhadap program ketahanan pangan nasional khususnya di wilayah Kabupaten Bogor. Sekaligus mendorong pemanfaatan lahan yang tadinya tidak produktif menjadi lahan produktif, dibantu oleh Jimmy Hantu Foundation dan juga para kelompok tani di wilayah binaan.

Dalam kegiatan tersebut kami bersama Camat Tajurhalang dan Bojong Gede beserta DLH Kabupaten Bogor turut melihat secara langsung hasil pertanian berupa jagung dan aneka sayuran tomat, bayam, kangkung dan kacang tanah yang dibudidayakan oleh para kelompok tani.

“Panen ini menjadi bukti bahwa pemanfaatan lahan secara optimal dapat memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat, khususnya dalam mendukung ketersediaan bahan pangan,” kata Danrem 061/Suryakencana Brigjen TNI Thomas Rajunio, S.I., B.S., M.Tr. (Han) kepada lensanews.id

Ia melanjutkan, bahwa ketahanan pangan merupakan salah satu aspek penting dalam menjaga stabilitas dan kesejahteraan masyarakat. Oleh karena itu, TNI melalui jajaran kewilayahan akan terus mendorong sinergi dengan pemerintah daerah dan masyarakat dalam mengembangkan sektor pertanian.

“Kegiatan panen bersama ini juga diharapkan dapat menjadi motivasi bagi masyarakat untuk memanfaatkan lahan kosong menjadi lahan produktif, sehingga mampu meningkatkan hasil pertanian dan membantu memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari,” ujarnya.

Lebih lanjut, melalui kegiatan tersebut, Korem 061/Suryakancana menegaskan komitmennya untuk terus berkontribusi dalam mendukung ketahanan pangan serta memperkuat kolaborasi TNI dengan rakyat. Dalam kurun waktu empat bulan untuk sayuran kangkung kita sudah lima kali panen, dan sekarang kita panen jagung, tomat serta kacang tanah menjadi salah satu wujud nyata bahwa ketahanan pangan dapat dimulai dari lingkungan sekitar melalui kerja sama, kepedulian dan pemanfaatan potensi daerah.

“Ketahanan pangan sebagai bentuk bela negara bukan hanya mengangkat senjata, tetapi mewujudkan ketahanan pangan juga salah satu upaya bela negara dari masyarakat,” pungkasnya. (Irvan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *