LEBAK

Yayasan Berkah Madani Mandiri Gelar Pelatihan Keamanan Pangan bagi Penjamah Makanan di SPPG

62
×

Yayasan Berkah Madani Mandiri Gelar Pelatihan Keamanan Pangan bagi Penjamah Makanan di SPPG

Sebarkan artikel ini

Lenasanews.id | LEBAK 

Yayasan Berkah Madani Mandiri menggelar Pelatihan Keamanan Pangan Siap Saji dalam rangka mendukung Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Tahun 2026.

Pelatihan tersebut diikuti oleh seluruh relawan dari tiga SPPG yang berasal dari tiga kecamatan, yakni Kecamatan Malingping, Bayah, dan Cilograng. Kegiatan dilaksanakan di dapur SPPG Sumberwaras, Kecamatan Malingping, Kabupaten Lebak, pada Rabu (04/02/2026).

Ketua Yayasan Berkah Madani Mandiri, Andes Widiansyah, mengatakan bahwa pelatihan ini merupakan bagian dari tahapan untuk memperoleh Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) sekaligus upaya meningkatkan pemahaman relawan dan pengelola dapur terhadap standar keamanan pangan.

“Pelatihan ini penting agar para relawan dan pengelola dapur memahami serta menerapkan ketentuan yang harus dipatuhi dalam menjalankan Program MBG sesuai standar pelayanan dan SOP dari Badan Gizi Nasional (BGN). Dengan begitu, tujuan program dapat tercapai, yakni memberikan layanan pemenuhan gizi yang seimbang dan menjaga kesehatan penerima manfaat,” ujar Andes di sela kegiatan kepada awak media.

Ia menambahkan, setiap relawan yang bertugas di dapur SPPG perlu dibekali pengetahuan dan bimbingan teknis terkait makanan sehat serta kebersihan lingkungan kerja sebelum menjalankan tugasnya.

“Hal ini sangat penting untuk mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan, terutama yang berkaitan dengan kesehatan dan keamanan pangan,” tambahnya.

Sementara itu, PIC SPPG Sumberwaras, Andri Firdaus, berharap seluruh relawan dapat memiliki etos kerja yang baik, disiplin, serta selalu memperhatikan kesehatan diri dan lingkungan kerja.

“Kesehatan sangat penting dan berpengaruh besar dalam kehidupan. Oleh karena itu, mari kita jaga kesehatan, dimulai dari diri sendiri dan lingkungan sekitar,” katanya.

Adapun materi pelatihan disampaikan oleh tim dari Dinas Kesehatan Kabupaten Lebak yang dipimpin oleh Windarti. Materi mencakup standar keamanan pangan siap saji, kebersihan penjamah makanan, hingga penerapan sanitasi dapur sesuai ketentuan.

Seluruh relawan tampak antusias mengikuti kegiatan pembekalan tersebut. Mereka aktif menyimak materi dan mengajukan pertanyaan kepada narasumber terkait hal-hal yang belum dipahami. (Manta)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *