KOTA METRO

Petani Terdampak Banjir di Metro Selatan Terima Bantuan Sarana Pertanian

224
×

Petani Terdampak Banjir di Metro Selatan Terima Bantuan Sarana Pertanian

Sebarkan artikel ini

KOTA METRO | lensanews.id 

Pemerintah Kota Metro melalui Dinas Ketahanan Pangan Pertanian dan Perikanan (DKP3) Kota Metro, menyalurkan bantuan sarana produksi pertanian kepada para petani yang terdampak banjir di wilayah Kelurahan Rejomulyo dan Sumbersari, Kecamatan Metro Selatan.

 

Penyerahan bantuan dilakukan Wali Kota Metro, Bambang Iman Santoso yang diwakili oleh Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan (DKP3) Kota Metro, Pipi Puspita Sari, Yang berlangsung di Aula Kecamatan Metro Selatan, Jum’at (29/08/2026).

 

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Plt.Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3) Kota Metro Pipi Puspita Sari, Camat Metro Selatan Kuswidaryanto, Lurah Sumbersari Agus Permadi, Plt.Lurah Rejomulyo Arya Chandra Kurniawan, Ketua Tim Kerja Penyuluh Pertanian Kota Metro, Penyuluh Pertanian Kecamatan Metro Selatan, perwakilan Aliansi Petani Menggugat, serta para petani penerima bantuan.

 

Walikota Metro dalam sambutannya yang disampaikan oleh Plt.Kepala Dinas Ketahanan Pangan Pertanian dan Perikanan (DKP3) Kota Metro Pipi Puspita Sari, mengatakan bahwa, Pemerintah menyerahkan bantuan untuk 116 petani yang terdata sebagai penerima, terdiri dari 75 petani Kelurahan Rejomulyo dan 41 petani Kelurahan Sumbersari. Lahan pertanian terdampak mencapai 140 titik dengan luas total sekitar 55,1 hektare.

 

“Bantuan yang berasal dari Pemerintah pusat berupa benih padi Inpari 32. Kami menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi kepada pemerintah pusat atas dukungan tersebut,” ungkapnya.

 

Pemerintah Kota Metro memberikan bantuan berupa sarana produksi pertanian meliputi, Benih padi, Pupuk NPK, Pupuk organik cair atau POC,NPK non subsidi, belerang serta rodentisida.

 

“Dirinya juga mengatakan bahwa, untuk Asuransi Usaha Tani Padi atau AUTP, pengajuannya telah disetujui oleh Jasindo. Pelaksanaan AUTP tersebut memiliki ketentuan waktu,yaitu pada saat sudah tanam 10 HST,” ucapnya.

 

Dirinya berharap program ini dapat memberikan rasa aman dan perlindungan bagi petani dalam menghadapi resiko usaha tani.

 

Ditempat yang sama, Plt. Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3) Kota Metro, Pipi Puspita Sari, mengatakan bahwa, pembagian disesuaikan dengan luas lahan masing-masing petani.

 

“Teknis pembagian bantuan disesuaikan dengan luasan lahan yang telah terdata,” ungkapnya.

 

Kebutuhan sarana produksi seperti, pupuk dan benih dihitung berdasarkan luas lahan.

 

“Karena terdapat angka pecahan, pendistribusian dikelompokkan melalui kelompok tani. Bantuan ini ditujukan untuk mendukung pemulihan kegiatan pertanian satu musim tanam pasca banjir,” ujarnya.

 

Pipi Puspita Sari menjelaskan, peran strategis sektor pertanian dalam menjaga perekonomian dan ketahanan pangan daerah.

 

“Pemerintah harus hadir, mendengar keluhan petani, serta memberikan dukungan agar para petani dapat kembali bangkit dan melanjutkan aktivitasnya,” tuturnya.

 

Pemerintah Kota Metro juga menyampaikan apresiasi kepada pemerintah pusat, atas dukungan benih padi, serta menegaskan komitmen pendampingan berkelanjutan agar bantuan dimanfaatkan secara optimal,

terkait aspirasi petani mengenai penggantian lahan terdampak pembangunan Bendungan Marga Tiga.

 

“Pipi Puspita Sari menjelaskan, hal tersebut bukan kewenangan pemerintah daerah, melainkan kewenangan instansi terkait seperti Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) dan Kementerian Pekerjaan Umum,” jelasnya.

 

Pemerintah tetap mendukung proses penyampaian aspirasi masyarakat kepada pihak berwenang.Ketahanan pangan tidak akan mudah terwujud tanpa kesejahteraan para petani.

 

“Lebih lanjut, Pemerintah Kota Metro akan terus memberikan perhatian kepada sektor pertanian dan mendukung para petani agar dapat bangkit kembali serta produktif,” imbuhnya.

 

Sementara itu, Ketua kelompok Tani Lestari Jaya Sumbersari Bapak Sartono mengatakan bahwa, Kelompok Tani Lestari Jaya Sumbersari yang mendapatkan bantuan sebanyak 10 orang.

 

“Saya atas nama pribadi dan kelompok Tani Lestari Jaya mengucapkan syukur Alhamdulillah dan terimakasih atas bantuannya yang sangat bermanfaat dan meringankan beban biaya usaha tani yang selama ini tidak pernah mendapat bantuan dan pada hari ini terealisasi mendapatkan bantuan bencana banjir kami sangat senang dan kami mengucapkan terima kasih atas bantuan ini,” pungkasnya, (Jjs).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *