JAKARTANASIONAL

Pemkot Metro Kembali Menorehkan Prestasi Nasional Persentase Tertinggi Pemenuhan Kebutuhan Daerah

177
×

Pemkot Metro Kembali Menorehkan Prestasi Nasional Persentase Tertinggi Pemenuhan Kebutuhan Daerah

Sebarkan artikel ini

Lensanews.id | JAKARTA, INDONESIA 

Pemerintah Kota (Pemkot) Metro kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional dengan meraih penghargaan sebagai daerah dengan persentase tertinggi pemenuhan kebutuhan darah dalam rangka peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-61 Tahun 2025 yang diberikan oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

 

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Direktur Jenderal Kesehatan Masyarakat PPID Kemenkes, dr. Azhar Jaya, S.H., SKM., MARS, kepada Wali Kota Metro, Bambang Iman Santoso, dalam seremoni yang digelar di Balai Kartini, Jakarta Selatan, Selasa (9/12/2025).

 

Direktur Jenderal Kesehatan Masyarakat PPID Kemenkes, dr. Azhar Jaya, menyampaikan bahwa capaian Kota Metro merupakan hasil dari perencanaan yang matang dan konsistensi dalam pembangunan sektor kesehatan.

 

“Kami melihat bahwa Pemerintah Kota Metro tidak hanya fokus pada pencapaian administratif, tetapi benar-benar memastikan kebutuhan pelayanan kesehatan masyarakat terpenuhi secara nyata. Ini adalah praktik baik yang kami harapkan dapat direplikasi oleh daerah lain di Indonesia,” ujar dr. Azhar Jaya saat sesi wawancara.

 

Ia menambahkan, penghargaan tersebut menjadi bukti bahwa sinergi antara pemerintah pusat dan daerah mampu mempercepat peningkatan derajat kesehatan masyarakat.

 

“Transformasi sistem kesehatan nasional hanya bisa berhasil jika pemerintah daerah memiliki keberanian berinovasi dan komitmen yang kuat. Kota Metro menunjukkan hal tersebut melalui tata kelola yang transparan, akuntabel, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat,” tegasnya.

 

Sementara itu, Wali Kota Metro, Bambang Iman Santoso, menyebutkan bahwa penghargaan ini merupakan hasil kerja kolektif seluruh elemen pemerintah daerah dan tenaga kesehatan.

 

“Penghargaan ini bukan semata-mata milik Wali Kota, tetapi milik seluruh tenaga kesehatan, anggota PMI Kota Metro, para kader posyandu, dan masyarakat Kota Metro yang telah bersama-sama menjaga dan meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di daerah kami,” ungkapnya.

 

Ia menegaskan komitmen Pemerintah Kota Metro untuk terus memperkuat layanan kesehatan yang inklusif dan berkelanjutan.

 

“Kami akan menjadikan capaian ini sebagai pemacu semangat untuk terus berinovasi, memperluas jangkauan layanan, serta memastikan tidak ada satu pun warga yang tertinggal dalam mendapatkan pelayanan kesehatan yang layak. Momentum HKN ke-61 ini menjadi refleksi bagi kami untuk bekerja lebih baik lagi ke depan,” tambahnya.

 

Berdasarkan data Unit Transfusi Darah (UTD) PMI Kota Metro periode Januari hingga November 2025, total capaian donasi darah tercatat sebanyak 20.025 kantong, dengan jumlah pendonor sukarela sebanyak 19.616 orang, sehingga persentase pendonor sukarela mencapai 97,85 persen, melampaui target nasional sebesar ≥90 persen.

 

Untuk pemenuhan permintaan darah dari fasilitas pelayanan kesehatan, tercatat total permintaan sebanyak 21.975 kantong, dengan pemenuhan sebanyak 21.574 kantong, sehingga tingkat pemenuhan mencapai 98,2 persen dari target 100 persen. Pada Oktober dan November 2025, pemenuhan kebutuhan darah bahkan telah mencapai 100 persen.

 

Peningkatan capaian tersebut merupakan hasil dari optimalisasi kegiatan donor darah, peningkatan promosi dan edukasi kepada masyarakat, pemantauan stok harian, serta distribusi darah yang lebih efisien. Selain itu, keterlibatan pendonor dari luar wilayah Kota Metro turut mendukung stabilitas ketersediaan darah saat terjadi penurunan jumlah pendonor lokal.

 

Dengan capaian tersebut, ketersediaan darah di Kota Metro sepanjang tahun 2025 dinilai berada dalam kondisi aman dan terkendali, serta mampu memenuhi kebutuhan pelayanan kesehatan masyarakat secara optimal. (Jjs)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *