BOGOR | lensanews.id
Pembangunan infrastruktur pengaspalan jalan Desa Cikeas, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor, melalui program Bantuan Keuangan Khusus (BKK) Akselerasi Pembangunan Pedesaan Tahun 2026. Dan pembangunan non infrastruktur pembuatan kampung Dayeh Pajajaran di kawasan situs bersejarah yang memiliki dua makam mantan Bupati Bogor.
Keberadaan kawasan bersejarah tersebut yang terletak di jl. Sukaraja No. 13 RT05/RW05 Desa Cikeas, dinilai memiliki nilai penting bagi pelestarian sejarah dan budaya lokal. Pembuatan Dayeh Pajajaran diharapkan dapat menjadi bagian dari upaya memperkenalkan kembali sejarah kepada masyarakat, khususnya generasi muda, sekaligus menjaga keberadaan situs yang memiliki nilai historis.
“Pembangunan Dayeh Pajajaran di kawasan yang terdapat makam tokoh bersejarah mantan Bupati Bogor pertama Raden Tumenggung Adipati Aria Wiradinata periode 1749-1758 dan Putranya Raden Tumenggung Aria Wiradireja Bupati Bogor kedua periode 1758-1769. Nantinya masyarakat dapat melihat situs sejarah sekaligus cagar budaya yang ada di Desa Cikeas, penghormatan terhadap mantan Bupati Bogor zaman kolonial Belanda,” kata Kades Cikeas H. Ervan Sulaeman kepada lensanews.id Jum’at (23/10/2026).
Pembangunan dikawasan tersebut, diharapkan dapat berjalan seiring dengan upaya menjaga warisan sejarah Kabupaten Bogor.
Ia melanjutkan, pembangunan infrastruktur Desa Cikeas pengaspalan jalan desa yang didanai melalui program Bantuan Keuangan (Bankeu) Khusus Akselerasi Pembangunan Pedesaan Tahun 2026. Pengaspalan jalan Desa lokasi kampung Parung Aleng RT003 dan RT005 RW 007, serta kampung Cikeas RT 002 RW 002. Volume: panjang 1.000 meter × lebar 3,0 meter × ketebalan 0,03 meter. Sumber dana Bantuan Keuangan Khusus Akselerasi Pembangunan Pedesaan Tahun 2026. Anggaran: Rp531.365.000, termasuk pajak. Pelaksana: TPK dan masyarakat secara swakelola.
“Pembangunan jalan desa diharapkan dapat meningkatkan aksesibilitas masyarakat, dan mendukung mobilitas pertumbuhan perekonomian sekitar,” pungkasnya. (Irvan)












