PANDEGLANG | lensanews.id
Memulai masa pengabdian di tengah masyarakat, Kelompok 12 Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Mathla’ul Anwar (UNMA) Banten langsung bergerak cepat. Para mahasiswa melaksanakan sosialisasi door to door atau dari rumah ke rumah di Desa Umbulan, Kecamatan Cikeusik, Pandeglang.
Langkah humanis ini sengaja dipilih sebagai upaya awal untuk menjalin tali silaturahmi. Sekaligus, menjadi wadah untuk menggali langsung aspirasi, kebutuhan, hingga berbagai persoalan yang tengah dihadapi oleh masyarakat setempat.
Secara santun, para mahasiswa mendatangi kediaman warga satu per satu untuk memperkenalkan diri dan memaparkan tujuan program KKN. Pendekatan personal ini dinilai efektif membangun komunikasi yang terbuka, sehingga warga merasa nyaman untuk berbagi cerita mengenai kondisi lingkungan mereka.
Ketua Kelompok 12 KKN UNMA Banten, M. Fajri Saripudin, mengungkapkan bahwa turun langsung menemui warga merupakan strategi utama agar program kerja yang dirancang nantinya benar-benar tepat sasaran.
”Kami ingin kehadiran mahasiswa di sini tidak hanya sekadar menjalankan tugas kampus. Lebih dari itu, kami ingin mendengarkan langsung suara hati dan kebutuhan warga. Seluruh masukan dan data yang kami himpun akan menjadi kompas kami dalam merancang program kerja yang bermanfaat bagi Desa Umbulan,” ujar Fajri.
Aksi nyata para mahasiswa ini pun menuai apresiasi positif dari pemerintah desa setempat. Kepala Desa Umbulan, Sarta, menyambut hangat kehadiran para mahasiswa dan mendukung penuh metode pendekatan langsung yang dinilai sangat menyentuh masyarakat tersebut.
”Kami sangat mengapresiasi pendekatan dari adik-adik mahasiswa UNMA Banten. Lewat silaturahmi langsung ke rumah-rumah ini, warga bisa berinteraksi tanpa jarak. Kami berharap sinergi ini terus berjalan baik, sehingga program yang dijalankan membawa manfaat nyata bagi pembangunan dan pemberdayaan masyarakat,” tutur Sarta.
Lewat langkah awal yang penuh kehangatan ini, diharapkan dapat terbangun hubungan yang harmonis dan kolaboratif antara mahasiswa, pemerintah desa, serta seluruh elemen masyarakat selama masa pengabdian berlangsung.












