PESAWARAN

Putri Asli Pesawaran Naik Tahta: dr. Imelda Carolia Nahkodai RSUD, Janji Benahi Layanan dari Hulu ke Hilir

110
×

Putri Asli Pesawaran Naik Tahta: dr. Imelda Carolia Nahkodai RSUD, Janji Benahi Layanan dari Hulu ke Hilir

Sebarkan artikel ini

PESAWARAN | lensanews.id 

Sejarah baru tercatat di RSUD Pesawaran. Untuk pertama kalinya, tongkat komando direktur dipegang putri daerah asli: dr. Imelda Carolia, M.Kes. resmi dilantik Bupati Nanda Indira Bastian bersama 11 pejabat lainnya, Jumat (25/4/2026), di Rumah Dinas Bupati.

 

Pelantikan pejabat administrator dan pengawas tahun 2026 ini menjadi langkah strategis Pemkab Pesawaran menyegarkan birokrasi sekaligus mengerek kualitas pelayanan publik. Dari 12 nama yang dilantik, sorotan publik tertuju pada dr. Imelda yang dipercaya menakhodai RSUD Pesawaran.

 

Putri Daerah Emban Misi Besar

 

Kepala BKPSDM Pesawaran, Awalludin, menegaskan seluruh proses telah sesuai prosedur dan mengantongi izin BKN. “Pelantikan ini berdasarkan kebutuhan organisasi dan kompetensi ASN. Khusus dr. Imelda, beliau putri asli Pesawaran yang paham betul denyut nadi kesehatan daerahnya,” ujar Awalludin.

 

Amanah yang diemban dr. Imelda tidak ringan. RSUD sebagai garda terdepan layanan kesehatan dituntut bertransformasi total. Mulai dari pembenahan sistem, peningkatan kualitas SDM, hingga memastikan pelayanan yang humanis dan responsif.

 

Bupati Nanda Indira Bastian dalam arahannya menitipkan pesan khusus. “Direktur RSUD bukan hanya dokter, tapi pemimpin. Bangun kepemimpinan yang kuat namun humanis. Hadir di lapangan, dengar keluhan pasien, pangkas birokrasi kaku, dan dorong inovasi. Rumah sakit harus jadi tempat orang sembuh, bukan tambah stres karena pelayanan,”* tegas Nanda.

 

12 Pejabat Dilantik, Rotasi Demi Kinerja

 

 

Selain dr. Imelda, pejabat administrator lain yang dilantik antara lain: Yolanda Aprilia, S.ST., M.Kes. sebagai Kabag Umum Setda, Kurnia Oktaviani, S.Sos., M.M. sebagai Kabag Administrasi Pembangunan, Pradana Utama, S.E., M.M. sebagai Sekretaris Disdikbud, serta lima camat baru: Ekonovian [Padang Cermin], Hadi Jaya Kesuma [Marga Punduh], Usep Abdussomad [Punduh Pedada], dan Ingga Taufan Amourisva [Negeri Katon].

 

Di level pengawas, Ekasari Merdekawati, S.Tr. Keb. dipercaya sebagai Kasi Pelayanan Medis RSUD dan Evi Meilani, A.Md. sebagai Kasubbid Penyusunan APBD BPKAD.

 

Harapan Publik di Pundak dr. Imelda

 

Sebagai putri daerah, dr. Imelda Carolia, M.Kes. membawa harapan besar masyarakat Pesawaran. PR menanti: menaikkan akreditasi, memangkas antrean, memastikan ketersediaan obat, hingga membangun kepercayaan publik bahwa berobat di RSUD tak kalah kualitasnya dengan rumah sakit swasta.

 

Rotasi dan promosi ini, tegas Pemkab, adalah hal wajar dalam birokrasi. Tujuannya satu: penyegaran organisasi demi pelayanan publik yang profesional, akuntabel, dan responsif.

 

Kini, seluruh mata tertuju pada gebrakan dr. Imelda. Mampukah putri Pesawaran ini menjawab ekspektasi dan membawa RSUD naik kelas? Waktu yang akan menjawab. (Indra)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *