BOGOR

Terkait Efisiensi Anggaran Dana Desa, Kades Cimanggis Abdul Aziz Anwar Pembangunan di Desa Tidak Boleh Terhambat

23
×

Terkait Efisiensi Anggaran Dana Desa, Kades Cimanggis Abdul Aziz Anwar Pembangunan di Desa Tidak Boleh Terhambat

Sebarkan artikel ini

lensanews.id | BOGOR 

Kebijakan efisiensi Anggaran Dana Desa (ADD) yang dicanangkan Pemerintah Pusat, mulai menimbulkan efek domino bagi kebijakan di pemerintah desa. Dengan anggaran yang dipangkas bervariasi nilainya bagi desa diseluruh indonesia, membuat Pemerintah Desa dihadapkan pada ruang gerak yang semakin terbatas. akibat menyusutnya Anggaran Dana Desa.

 

Untuk besaran efisiensi anggaran dana desa yang di pangkas cukup lumayan hampir 300 jutaan disetiap Desa di Kabupaten Bogor. Ditengah efisiensi tersebut, desa di dorong untuk lebih inovatif dalam meningkatkan Pendapatan Asli Desa (PAD). “Namun tidak semua desa memiliki karakteristik serta potensi yang sama, meskipun terjadi efisiensi ADD pemerintah desa tetap dapat mengelola secara efektif dan tepat sasaran, sehingga pembangunan di desa tidak terhambat,” ujar Kades Cimanggis H. Abdul Aziz Anwar kepada lensanews.id sabtu (31/1/2026).

 

Ia melanjutkan, secara umum seluruh desa mendapatkan kebijakan efisiensi anggaran dana desa. Kebijakan ini merupakan bagian dari penyesuaian anggaran pemerintah pusat, yang harus dilaksanakan oleh seluruh desa. Alhamdulillah walaupun di Kabupaten Bogor juga menghadapi efisiensi anggaran dana desa, tetapi ada kabar baik dari Pemerintah Kabupaten Bogor.

 

“Berkat Audiensi jajaran pengurus dan anggota DPC Apdesi Kabupaten Bogor yang berjumlah 416 Desa se-Kabupaten Bogor, dengan Bupati Rudy Susmanto dan Wakil Bupati Bogor Ade Ruhandi, beserta jajaran dari Pemerintah Kabupaten Bogor. Terkait Bantuan Keuangan (Bankeu) infrastruktur ditahun ini ada kenaikan yang signifikan yang tadinya 1 Miliar menjadi 1,5 Miliar per desa,” kata Abdul Aziz Anwar yang juga Ketua DPC Apdesi Kabupaten Bogor.

 

Lebih lanjut, dengan adanya penambahan anggaran dari Bankeu oleh Pemerintah Kabupaten Bogor. Bupati Bogor memiliki pencanangan program yang mengutamakan untuk penanganan pengolahan sampah, kelola sampah yang ada di desa masing-masing jangan dibakar apa lagi membawa sampah dari desa ke luar. “Untuk seluruh kepala desa ikuti arahan dan edukasi yang telah disampaikan oleh Bupati Bogor Rudy Susmanto, sehingga program tersebut dapat dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat,” pungkasnya. (Irvan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *