LEBAK

SPPG Peucang Pari Akui Kelalaian Distribusi Telur Mentah dalam Menu Makan Bergizi Gratis

157
×

SPPG Peucang Pari Akui Kelalaian Distribusi Telur Mentah dalam Menu Makan Bergizi Gratis

Sebarkan artikel ini

Lensanews.id | LEBAK 

Pengelola Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Peucang Pari, Lebak Umeng, mengakui adanya temuan telur mentah dalam paket menu Makan Bergizi Gratis (MBG) yang didistribusikan ke sejumlah sekolah di Kecamatan Cigemblong, Kabupaten Lebak, Banten, pada Jumat (23/1/2026).

 

Umeng menjelaskan bahwa kejadian tersebut murni faktor kelalaian saat proses pemorsian makanan. Menurutnya, stok telur yang baru dicuci tertukar dengan telur yang sudah selesai direbus.

 

“Setelah dilakukan pengecekan melalui CCTV, ternyata ada satu ikat telur atau sekitar 15 kilogram telur mentah yang tidak sengaja tercampur dengan telur yang sudah matang,” ujar Umeng saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon, Jumat malam.

 

Tiga Sekolah yang Terdampak,

Berdasarkan laporan internal, total 15 kilogram telur mentah tersebut terdistribusi ke tiga sekolah di wilayah penyaluran SPPG Peucang Pari. Ketiga sekolah tersebut adalah:

SMAN 1 Cigemblong

SDN di Desa Peucang Pari

SDN di Desa Cihuni Jaya

 

Meski demikian, Umeng belum bisa merinci secara pasti jumlah porsi atau wadah yang berisi telur mentah di masing-masing sekolah tersebut. “Untuk sekolah lain dipastikan aman dan tidak ada laporan serupa,” tambahnya.

 

Terkait kabar adanya jagung mentah dalam menu yang sama, Umeng membantah hal tersebut. Ia menegaskan bahwa seluruh jagung telah melalui proses perebusan.

 

“Itu bukan jagung mentah. Kemungkinan ada sebagian jagung yang tingkat kematangannya kurang sempurna saat direbus,” jelasnya memberikan klarifikasi.

 

Siap Bertanggung Jawab,

Pihak SPPG Peucang Pari menyatakan kesiapannya untuk mengganti menu yang tidak sesuai standar jika diminta oleh pihak sekolah. Namun, hingga berita ini diturunkan, ia mengaku belum menerima laporan detail maupun permintaan resmi dari pihak sekolah terkait penggantian menu.

 

“Sampai saat ini pihak sekolah belum memberikan laporan detail maupun permintaan ganti rugi untuk menu yang terdapat telur mentah tersebut,” tutupnya.

 

Sebelumnya, sebuah video amatir beredar memperlihatkan seorang guru di SMAN 1 Cigemblong sedang memeriksa menu MBG. Dalam video tersebut, guru nampak memecahkan telur yang ternyata masih dalam kondisi mentah.

 

*(Dhee)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *