lensanews.id | LEBAK
Wakil Bupati Lebak Amir Hamzah secara resmi membuka Konferensi Kerja Kabupaten (Konferkab) I Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Lebak Masa Bakti XXIII Tahun 2025–2030, Jumat (13/2/2026).
Kegiatan berlangsung di Gedung PGRI, Jalan Siliwangi Pasir Ona, Rangkasbitung.
Konferkab I yang mengusung tema “Transformasi PGRI Kabupaten Lebak dalam Mewujudkan Visi Lebak Ruhay” menjadi forum strategis organisasi untuk melakukan evaluasi program kerja sekaligus merumuskan agenda prioritas ke depan. Forum ini dipimpin langsung oleh Ketua PGRI Kabupaten Lebak, Iyan Fitriyana, serta dihadiri unsur pemerintah daerah dan pemangku kepentingan pendidikan.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Lebak Amir Hamzah menegaskan pentingnya peran PGRI sebagai mitra strategis pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas pendidikan.
“Guru adalah ujung tombak pembangunan sumber daya manusia. Profesionalisme, dedikasi, dan integritas guru sangat menentukan masa depan daerah,” ujarnya.
Ia berharap Konferkab I dapat melahirkan keputusan-keputusan strategis yang berdampak nyata bagi kemajuan organisasi dan peningkatan mutu pendidikan di Kabupaten Lebak.
“Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, Konferensi Kerja Kabupaten I PGRI Kabupaten Lebak Tahun 2026 secara resmi saya nyatakan dibuka,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua PGRI Kabupaten Lebak Iyan Fitriyana menyampaikan bahwa Konferkab merupakan momentum penting untuk memperkuat arah kebijakan organisasi di tengah dinamika dan tantangan dunia pendidikan yang terus berkembang.
“Melalui forum ini, kita mengevaluasi program yang telah berjalan sekaligus menyusun langkah strategis yang realistis, terukur, dan berorientasi pada peningkatan profesionalisme guru,” ungkapnya.
Ia juga mengajak seluruh jajaran PGRI untuk memperkuat soliditas organisasi serta meningkatkan sinergi dengan pemerintah daerah demi terwujudnya transformasi pendidikan yang berkelanjutan.
Pada kesempatan yang sama, Wakil PGRI Provinsi Banten Eko Supraptono menekankan pentingnya refleksi dan evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan program kerja agar organisasi berjalan tertib dan selaras dengan anggaran dasar serta anggaran rumah tangga.
“Kegiatan yang telah dilaksanakan perlu dievaluasi bersama, baik yang telah mencapai target maupun yang belum, agar dapat ditindaklanjuti secara berkesinambungan,” ujarnya.
Melalui Konferkab I ini, PGRI Kabupaten Lebak diharapkan semakin adaptif terhadap perubahan, memperkuat kolaborasi lintas sektor, serta berkontribusi aktif dalam mendorong transformasi pendidikan menuju Lebak yang lebih maju dan berdaya saing. (ND)












