lensanews.id ✓ LAMPUNG TIMUR
Adanya dugaan kerugian Negara dalam proyek pembangunan jembatan Way Bungur tahap III. Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Lampung Timur hanya sebagai lembaga pengawasan, setelah masuk pada ranah Aparat Penegak Hukum (APH) Komisi III DPRD hanya dapat memberikan dukungan moril dan apresiasi.
Begitulah di sampaikan Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Lampung Timur Hi. Kemari kepada media ini.
Melalui panggilan telpon WhatsApp Kamis 22 mei siang. Ketua Komisi III mengaku tidak lagi melakukan upaya-upaya seperti sebelumnya, yaitu memanggil pihak-pihak terkait dalam pelaksanaan pembangunan proyek jembatan penghubung Desa Kali Pasir ke Desa Tanjung Tirto Kecamatan Way Bungur Tahun Anggaran (TA) 2022 silam tersebut.
Untuk di ketahui, pasca ambruknya jembatan penghubung dua Desa menjelang akhir tahun 2024 silam itu, DPRD atau legislatif selaku pengawasan dan ebageting, telah melakukan berbagai upaya, di antaranya, meninjau lokasi proyek, memanggil Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan berbagai pihak terkait.
Namun saat ini, kasus dugaan korupsi atas pembangunan proyek jembatan Way Bungur tahap 3 itu, telah masuk DIK di Kejaksaan Negri Lampung Timur, sebagai lembaga pengawas DPRD hanya dapat memberikan support dan apresiasi kepada tim Penyidik Kejaksaan Lampung Timur.
Seperti sebelumnya, melalui Kasie Pidana Khusus Kejaksaan Negri Kabupaten Lampung Timur, Marwan Jaya Putra telah menyampaikan konfirmasinya pada beberapa media, bahwa perkara dugaan korupsi atas laporan dari LSM Gerakan Cinta (GENTA) Lampung Timur tersebut, sudah memasuki tahap Penyidikan (DIK).
” Ya kami sebagai elemen masyarakat terus memantau perkembangan laporan yang kami laporkan pada tanggal 24 Desember 2024 yang lalu, dengan no laporan : 09/DPD.GENTA-LTM/XII/2024, Perihal : Indikasi Hasil Pelaksanaan pekerjaan Pembangunan Jembatan Kali Pasir Tahap III Pada Dinas Pekerjaan Umum Dan Penataan Ruang Kabupaten Lampung Timur Sumber Dana APBD T.A.2022. yang diduga tidak sesuai Juklak dan Juknis/yang dipersyaratkan dalam kontrak” ucap Fauzi Ahmad Ketua Genta Lampung Timur. (Daus)