PESAWARAN

Dispar Pesawaran Targetkan PAD Rp 2 Milyar

71
×

Dispar Pesawaran Targetkan PAD Rp 2 Milyar

Sebarkan artikel ini

Lensanews.id | PESAWARAN 

Tahun 2026 Dinas Pariwisata Kabupaten Pesawaran fokus pada penguatan kualitas destinasi, pemasaran yang lebih agresif, serta pengembangan ekonomi kreatif berbasis masyarakat.

 

Plt, Kepala Dinas Pariwisata Pesawaran, Hendra Sulistianto mengatakan, Target PAD sebesar Rp 2 miliar itu kami capai bukan hanya dengan menarik lebih banyak wisatawan, tetapi juga dengan memastikan pengelolaan destinasi berjalan profesional, berkelanjutan, dan memberikan nilai tambah ekonomi,”ujarnya, Selasa, (10/02/2026).

 

Hendra menjelaskan, Prioritas utama kami adalah Program Peningkatan Daya Tarik Destinasi Pariwisata. Melalui program ini, kami melaksanakan kegiatan Pengelolaan Daya Tarik Wisata Kabupaten/Kota, termasuk monitoring dan evaluasi pengelolaan destinasi serta peningkatan kapasitas SDM pengelola destinasi unggulan.

 

“Tujuannya agar destinasi yang ada benar-benar siap menerima wisatawan, baik dari sisi layanan, kebersihan, keamanan, maupun tata kelola.

Kami juga menjalankan kegiatan Pengelolaan Kawasan Strategis Pariwisata Kabupaten/Kota. Fokusnya pada peningkatan kapasitas SDM pengelola kawasan strategis serta pengadaan, pemeliharaan, dan rehabilitasi sarana dan prasarana destinasi,”katanya.

 

Tentunya, lanjut dia, Infrastruktur yang layak dan SDM yang kompeten menjadi kunci agar kawasan strategis mampu menjadi penggerak PAD dan ekonomi lokal.

 

“Melalui Program Pemasaran Pariwisata, kami melaksanakan pemasaran pariwisata baik dalam maupun luar negeri. Kegiatannya meliputi fasilitasi promosi destinasi serta penguatan promosi melalui media cetak, elektronik, dan media lainnya. Kami ingin branding pariwisata daerah semakin kuat dan dikenal luas, sehingga berdampak langsung pada peningkatan kunjungan dan penerimaan asli daerah.

 

“Untuk Program Pengembangan Ekonomi Kreatif melalui Pemanfaatan dan Perlindungan Hak Kekayaan Intelektual, kami mengembangkan ekosistem ekraf lewat pengembangan pendidikan, penyusunan rencana aksi pengembangan ekonomi kreatif, serta penguatan kelembagaan ekraf daerah. Produk ekraf yang kuat akan meningkatkan belanja wisatawan dan berdampak pada PAD,”tambahnya.

 

Dia mengajak seluruh masyarakat dan pelaku usaha pariwisata untuk bersama-sama membangun pariwisata daerah. Melalui Program Pengembangan Sumber Daya Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, khususnya pemberdayaan dan pembinaan masyarakat,

 

Meski begitu, dia ingin memastikan manfaat pariwisata dirasakan langsung oleh masyarakat. Dengan kolaborasi yang kuat, kami optimistis target PAD Rp2 miliar tahun 2026 dapat tercapai.

 

“Seluruh kegiatan tersebut dilaksanakan secara terukur dan selaras dengan dokumen perencanaan daerah, serta dievaluasi secara berkala guna memastikan capaian kinerja dan kontribusi terhadap PAD.”pungkasnya.(Indra).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *