DAERAHPALEMBANG

Baznas Palembang Perkuat Gerakan Zakat, Bidik Penghimpunan ZIS Rp11 Miliar di 2025

177
×

Baznas Palembang Perkuat Gerakan Zakat, Bidik Penghimpunan ZIS Rp11 Miliar di 2025

Sebarkan artikel ini

Lensanews.id | PALEMBANG

Upaya memperluas manfaat zakat terus digencarkan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Palembang. Melalui penguatan penghimpunan zakat, infak, dan sedekah (ZIS), lembaga ini menargetkan capaian lebih dari Rp11 miliar pada tahun 2025. Angka tersebut melonjak dibandingkan realisasi tahun sebelumnya yang masih berada di kisaran Rp8 miliar.

 

Tak hanya fokus pada target jangka pendek, Baznas Kota Palembang juga menatap tahun 2026 dengan optimisme tinggi. Pada tahun tersebut, target penghimpunan ZIS dipatok mencapai Rp14 miliar, sejalan dengan meningkatnya partisipasi masyarakat dan kepercayaan publik terhadap pengelolaan zakat yang transparan dan tepat sasaran.

 

Ketua Baznas Kota Palembang, M. Ridwan Nawawi, menyampaikan bahwa peningkatan target ini merupakan hasil dari sinergi yang terus dibangun bersama Pemerintah Kota Palembang, khususnya melalui peran aktif Aparatur Sipil Negara (ASN), serta dukungan dari sektor swasta dan masyarakat luas.

 

“Kesadaran berzakat masyarakat semakin baik. Dukungan ASN masih menjadi tulang punggung, namun kami juga terus memperluas jangkauan ke sektor swasta dan masyarakat umum,” ujar Ridwan, Minggu (21/12/2025).

 

Menurut Ridwan, selama ini kontribusi terbesar penghimpunan ZIS memang berasal dari ASN di lingkungan Pemkot Palembang. Meski demikian, Baznas juga mencatat keterlibatan sejumlah Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) seperti Perumda Tirta Musi dan SP2J, serta masyarakat yang menyalurkan zakat secara mandiri melalui rekening resmi Baznas.

 

Dalam pengelolaan dana ZIS, Baznas Kota Palembang menyalurkannya melalui lima program strategis yang dirancang untuk menjawab kebutuhan riil masyarakat. Program tersebut meliputi Palembang Cerdas di bidang pendidikan, Palembang Makmur untuk penguatan ekonomi, Palembang Sehat di sektor kesehatan, Palembang Peduli untuk aksi sosial dan kemanusiaan, serta Palembang Taqwa dalam pembinaan keagamaan.

 

Program Palembang Cerdas menjadi salah satu fokus utama dengan sasaran anak-anak dari keluarga kurang mampu agar tetap memiliki akses terhadap pendidikan yang layak. Sementara Palembang Makmur mendorong kemandirian ekonomi melalui bantuan modal usaha bagi pelaku usaha kecil, baik dalam bentuk dana maupun sarana pendukung usaha.

 

Di sisi lain, program Palembang Peduli hadir menjawab kebutuhan mendesak masyarakat, mulai dari penanganan dampak bencana, bantuan kemanusiaan, hingga kegiatan bedah rumah bagi warga kurang mampu. Program ini tercatat sebagai program dengan serapan anggaran terbesar karena tingginya kebutuhan sosial di lapangan.

 

“Palembang Peduli menjadi program yang paling banyak menyentuh langsung masyarakat, terutama melalui kegiatan bedah rumah. Selain itu, Palembang Makmur juga memerlukan alokasi besar karena berkaitan dengan penguatan ekonomi warga,” jelas Ridwan.

 

Melalui pengelolaan ZIS yang terarah dan berkelanjutan, Baznas Kota Palembang berharap zakat tidak hanya menjadi kewajiban ibadah, tetapi juga instrumen nyata dalam menekan angka kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kota Palembang secara menyeluruh.(Hari)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *