BOGORNEWSPENDIDIKAN

Siswa Antusias Pelayanan Aktivasi IKD Jemput Bola di SMAN 1 Tajurhalang

272
×

Siswa Antusias Pelayanan Aktivasi IKD Jemput Bola di SMAN 1 Tajurhalang

Sebarkan artikel ini

BOGOR | lensanews.id

Pelayanan administrasi kependudukan melalui program Identitas Kependudukan Digital (IKD) dilakukan secara jemput bola guna menyasar lebih banyak masyarakat yang ingin melakukan Aktivasi IKD. Pelayanan tersebut dilakukan oleh operator Desa Tajurhalang, dan dibantu operator Kecamatan Tajurhalang di SMAN 1 Tajurhalang Kabupaten Bogor, Senin (28/9/2026).

 

Kegiatan tersebut menyasar para pelajar yang telah memenuhi persyaratan untuk melakukan aktivasi IKD. Program jemput bola ini merupakan upaya untuk mendekatkan pelayanan administrasi kependudukan kepada masyarakat, khususnya generasi muda.

 

“Petugas operator memberikan pendampingan kepada para siswa/i dalam proses aktivasi IKD melalui perangkat telepon pintar masing-masing. Dengan adanya layanan langsung di lingkungan sekolah, para siswa tidak perlu datang ke kantor pelayanan kependudukan untuk melakukan aktivasi. Guna mempermudah proses pelayanan tidak hanya para siswa/i, para guru pun ikut melakukan Aktivasi IKD,” ujar Plt. Kepsek SMAN 1 Tajurhalang Febia Rimasuita, M.Pd kepada lensanews.id

 

Ia melanjutkan, selain mempermudah akses layanan, kegiatan ini juga diharapkan dapat meningkatkan kesadaran siswa akan pentingnya memiliki dan menjaga dokumen kependudukan secara digital. Proses aktivasi IKD dilakukan dengan mengikuti tahapan yang telah ditetapkan, mulai dari verifikasi data hingga aktivasi aplikasi IKD.

 

Para siswa juga diberikan pemahaman mengenai fungsi IKD sebagai salah satu bentuk digitalisasi dokumen dan pelayanan administrasi kependudukan. Kegiatan jemput bola di SMAN 1 Tajurhalang mendapat respons positif dari para siswa, mereka dapat memanfaatkan kesempatan tersebut untuk mengaktifkan IKD secara langsung dengan didampingi petugas.

 

“Melalui kegiatan ini, pelayanan administrasi kependudukan diharapkan semakin mudah dijangkau masyarakat, sekaligus mendorong pemanfaatan teknologi digital dalam pengelolaan dokumen kependudukan,” pungkasnya. (Irvan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *