BOGORPOLITIK

Reses Anggota DPR RI Komisi IX Achmad Ru’yat Serap Aspirasi DKM Masjid, Usulan BPJS dan Insentif Mengemuka

154
×

Reses Anggota DPR RI Komisi IX Achmad Ru’yat Serap Aspirasi DKM Masjid, Usulan BPJS dan Insentif Mengemuka

Sebarkan artikel ini

BOGOR | lensanews.id 

Kegiatan reses Anggota DPR RI Komisi IX, drh. H. Achmad Ru’yat, M.Si. dari Fraksi PKS, dimanfaatkan sebagai ruang dialog untuk menyerap aspirasi para tokoh masyarakat serta pengurus Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) se-Kecamatan Tajurhalang, Kabupaten Bogor. Kegiatan berlangsung di Aula Kantor Kecamatan Tajurhalang, Kamis (6/8/2026).

 

Salah satu aspirasi yang menjadi perhatian dalam pertemuan tersebut adalah usulan peningkatan kesejahteraan bagi pengurus DKM dan marbot masjid. Para peserta berharap pemerintah memberikan perlindungan jaminan kesehatan melalui program BPJS Kesehatan dengan iuran yang ditanggung pemerintah, serta pemberian insentif sebagaimana diterima ketua RT/RW maupun guru ngaji di sejumlah daerah.

 

Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kecamatan Tajurhalang, Priyatno, S.Pd.I., M.Pd., mengatakan pengurus DKM dan marbot memiliki peran strategis dalam menjaga keberlangsungan fungsi masjid, mulai dari kebersihan, keamanan hingga operasional kegiatan ibadah setiap hari. Namun, menurutnya, masih banyak di antara mereka yang belum memiliki jaminan kesehatan karena keterbatasan ekonomi.

 

“Melalui kegiatan reses ini, kami berharap aspirasi para pengurus DKM dan marbot dapat diperjuangkan oleh Anggota DPR RI Komisi IX, H. Achmad Ru’yat, sehingga mereka memperoleh perlindungan jaminan kesehatan yang layak,” ujar Priyatno.

 

Ia menambahkan, perhatian pemerintah terhadap pengurus DKM perlu ditingkatkan mengingat kontribusi mereka dalam membangun kehidupan sosial dan spiritual masyarakat selama ini sangat besar.

 

“Pembangunan tidak hanya berorientasi pada infrastruktur fisik, tetapi juga pembangunan mental dan spiritual masyarakat. Sudah saatnya pemerintah daerah memberikan perhatian yang lebih kepada para pengurus DKM dan marbot,” katanya.

 

Priyatno mengungkapkan, berdasarkan data DMI Kecamatan Tajurhalang, terdapat sekitar 95 masjid yang tersebar di wilayah tersebut. Karena itu, pihaknya juga mengusulkan agar pengurus DKM memperoleh insentif secara berkala sebagaimana diterima RT/RW maupun guru ngaji.

 

Menanggapi aspirasi tersebut, Anggota DPR RI Komisi IX Achmad Ru’yat menyatakan akan memperjuangkan agar pemerintah dapat memberikan dukungan kepada para pengurus DKM dan marbot, khususnya dalam bentuk kepesertaan BPJS Kesehatan dengan mekanisme dan ketentuan yang berlaku.

 

“DKM dan marbot merupakan garda terdepan dalam menjaga dan memakmurkan rumah ibadah. Sudah selayaknya mereka mendapatkan perhatian, termasuk perlindungan jaminan kesehatan agar dapat menjalankan pengabdiannya dengan lebih tenang,” kata Achmad Ru’yat.

 

Sementara itu, Camat Tajurhalang, Ivan Pramudia, S.Sos., M.M., berharap berbagai aspirasi yang disampaikan masyarakat dapat ditindaklanjuti dan diperjuangkan hingga terealisasi.

 

“Kami berharap usulan yang disampaikan masyarakat Tajurhalang dapat menjadi perhatian dan memperoleh dukungan dari pemerintah melalui perjuangan Anggota DPR RI Komisi IX. Hal ini merupakan bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan para pengabdi masjid yang selama ini telah memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat,” ujarnya.

 

Reses tersebut menjadi momentum bagi para pengurus DKM untuk menyampaikan kebutuhan riil di lapangan, sekaligus mendorong lahirnya kebijakan yang lebih berpihak kepada para pengabdi rumah ibadah melalui peningkatan perlindungan sosial dan kesejahteraan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *