KESEHATANKOTA METRO

Hut ke-3 Klinik Rawat Inap Ciko Launchingkan Aplikasi EWS Siti Jusila

166
×

Hut ke-3 Klinik Rawat Inap Ciko Launchingkan Aplikasi EWS Siti Jusila

Sebarkan artikel ini

KOTA METRO | lensanews.id

Dalam rangka Semarak Hut ke-3 Klinik Utama Rawat Inap Ciko Launchingkan  Aplikasi EWS Siti Jusila, Senam Haji Masal, Pemeriksaan Kesehatan, dan pembagian Door prize.

 

Semarak HUT ke-3 Klinik Utama Rawat Inap Ciko Launching dengan menggelar senam Haji massal dan launching Aplikasi EWS SITI Jusila yang berlangsung di Lapangan Mulyojati Kecamatan Metro Barat, Kota Metro, Minggu, (05/07/2026)

 

Terpantau hadir dalam acara tersebut, Walikota Metro Bambang Iman Santoso yang diwakili oleh Sekda Kota Metro Ahmad Hariyanto, Direktur Klinik Utama Rawat Inap Ciko dr.H.Agung Budi Prasetyono, Assisten I, Kadis kesehatan Fitri Agustina,Kemenhaj Metro, Direktur RSUD Ahmad Yani Metro Eko Hendro Saputra, Segenap Anggota LLI Metro Barat,tamu undangan lainnya.

 

‎Rangkaian kegiatan HUT ke-3 Klinik Utama Rawat Inap Cikotersebut diantaranya senam bersama, launching Aplikasi SITI Jusila, Pemeriksaan Kesehatan Gratis, Edukasi Kesehatan dan Pembagian Door Prize.

 

Sekda Kota Metro, Ahmad Hariyanto sangat mengapresiasi kegiatan tersebut dan mengucapkan selamat HUT ke-3 Klinik Utama Rawat Inap Ciko yang telah berkontribusi dalam pelayanan publik khususnya kesehatan di Kota Metro.

 

‎”Dirinya sangat mengapresiasi atas inovasi yang diwujudkan melalui Aplikasi SITI JUSILA,Kehadiran aplikasi ini diharapkan dapat menjadi sarana yang memudahkan masyarakat dalam memperoleh informasi dan layanan yang berkaitan dengan kesehatan serta pembinaan jemaah haji secara lebih cepat,mudah,dan terintegrasi,” ungkapnya.

 

Ahmad Hariyanto menyampaikan bahwa, Pemerintah Kota Metro terus berkomitmen mendukung transformasi pelayanan publik berbasis digital sekaligus mendorong terciptanya masyarakat yang sehat, aktif, dan produktif.

 

‎”Harapannya semoga aplikasi ini memberikan manfaat yang nyata serta semakin meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat,” ucapnya.

 

Lebih lanjut, Sekda Ahmad Hariyanto juga mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan olahraga sebagai bagian dari gaya hidup sehari-hari.

 

“Dengan tubuh yang sehat, kita dapat menjalankan aktivitas dan ibadah dengan lebih optimal,” ujarnya.

 

Kegiatan senam ini merupakan salah satu bentuk ikhtiar kita dalam membangun budaya hidup sehat, khususnya bagi para calon jemaah haji dan masyarakat.

 

“Ibadah haji membutuhkan kesiapan fisik yang prima, sehingga menjaga kebugaran menjadi bagian penting dalam mempersiapkan diri menuju Tanah Suci,” imbuhnya.

 

Selanjutnya Sekda Kota Metro secara resmi membuka kegiatan Senam Haji Massal dan Launching Aplikasi SITI Jusila.

Sementara itu, Direktur Klinik Utama Rawat Inap Ciko, dr.H.Agung Budi Prasetyono, mengucapkan terima kasih kepada Sekda Kota Metro yang berkesempatan menghadiri rangkaian kegiatan HUT ke-3 Klinik Ciko.

 

‎”Alhamdulillah hari ini rangkaian HUT Ke-3 Klinik Ciko dengan hashtag Inovasi Tiada Henti dan kami berharap bisa berkontribusi bukan hanya dalam pelayanan kesehatan masyarakat tetapi pada segi-segi preventif,” ucapnya.

 

dr. Agung, menjelaskan bahwa, dengan lauching aplikasi SITI Jusila merupakan aplikasi pemeriksaan kesehatan dikarenakan Istitha’ah syarat wajib haji yang berarti kemampuan secara finansial, keamanan, pengetahuan manasik, dan kesehatan (fisik dan mental) yang harus dipenuhi calon jemaah.

 

‎”Klinik ciko bekerjasama dengan Jurai Siwo Lampung (Jusila) mengadakan uji coba aplikasi ini, sehingga calon jemaah Haji lebih awal mengetahui kondisi kesehatannya,” tambahnya.

 

Lanjutnya, dr. Agung berharap di Hari Ulang Tahun ke-3 Klinik Utama Rawat Inap Ciko bisa berkontribusi memberikan pelayanan kesehatan terbaik di Kota Metro.

 

‎”Lebih lanjut dikatakan bahwa, Klinik Ciko melayani Vaksinasi Haji dan umroh, apabila calon jemaah haji menunjukan tidak atau belum istitha’ah bisa konsultasi di Klinik Ciko bisa memperbaiki sehingga sewaktu masuk SISKOHATKES (Sistem Informasi Kesehatan Jemaah Haji Indonesia) sudah menjadi istitha’ah dan bisa berangkat, ” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *