PALEMBANG

Hadapi Era Digital dan AI, Humas Polda Sumsel Perkuat Manajemen Media Modern

33
×

Hadapi Era Digital dan AI, Humas Polda Sumsel Perkuat Manajemen Media Modern

Sebarkan artikel ini

PALEMBANG | lensanews.id 

Bidang Hubungan Masyarakat Polda Sumatera Selatan menggelar Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Humas Tahun Anggaran 2026 sebagai langkah strategis memperkuat kualitas komunikasi publik Polri di era digital. Kegiatan yang berlangsung di Palembang pada Senin, 8 Juni 2026 tersebut menjadi momentum konsolidasi fungsi kehumasan dalam mendukung program prioritas Polri sekaligus menyukseskan agenda pembangunan nasional melalui Program Asta Cita Presiden Republik Indonesia.

 

Rakernis Humas Polda Sumsel Tahun Anggaran 2026 secara resmi dibuka oleh Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Sumatera Selatan Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H. dengan mengusung tema “Optimalisasi Komunikasi Publik dan Manajemen Media, Humas Polda Sumsel Siap Menyukseskan Rencana Kerja Polri dan Pemerintah dalam Rangka Mewujudkan Program Asta Cita Presiden RI Tahun 2026”.

 

Kegiatan ini diikuti oleh seluruh pejabat dan personel fungsi kehumasan jajaran Polda Sumsel. Rakernis menjadi forum strategis untuk menyamakan persepsi, memperkuat koordinasi, meningkatkan kapasitas sumber daya manusia kehumasan, serta menyusun langkah-langkah konkret dalam menghadapi dinamika komunikasi publik yang semakin kompleks dan berkembang cepat.

 

Dalam arahannya, Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Sumatera Selatan Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa fungsi humas saat ini memegang peranan yang sangat penting sebagai garda terdepan institusi dalam membangun kepercayaan publik. Menurutnya, tugas humas tidak hanya menyampaikan informasi, tetapi juga memastikan setiap kebijakan, program, dan capaian Polri dapat dipahami secara utuh oleh masyarakat.

 

“Humas Polri memiliki tanggung jawab besar untuk memastikan masyarakat mendapatkan informasi yang cepat, akurat, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan. Kepercayaan publik dibangun melalui komunikasi yang terbuka, profesional, konsisten, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat,” tegas Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H.

 

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa keberhasilan berbagai program strategis pemerintah, termasuk Program Asta Cita Presiden Republik Indonesia, sangat membutuhkan dukungan komunikasi publik yang efektif. Informasi yang tersampaikan dengan baik akan meningkatkan partisipasi masyarakat sekaligus memperkuat legitimasi berbagai program pembangunan nasional.

 

“Rencana Kerja Humas Polda Sumsel harus berjalan beriringan dengan target pembangunan nasional dan Program Asta Cita Presiden Republik Indonesia. Humas harus mampu menjadi penghubung yang efektif antara kebijakan pemerintah, institusi Polri, dan masyarakat,” ujarnya.

 

Dalam Rakernis tersebut, Kabid Humas Polda Sumsel memberikan empat penekanan utama kepada seluruh peserta. Pertama, optimalisasi komunikasi publik berbasis data, fakta, dan verifikasi yang kuat. Kedua, penguatan kemampuan manajemen krisis media yang cepat, tepat, dan profesional. Ketiga, peningkatan sinergi dengan media massa, pemerintah daerah, TNI, akademisi, tokoh masyarakat, dan seluruh pemangku kepentingan. Keempat, implementasi nilai-nilai Polri Presisi dalam setiap aktivitas komunikasi publik.

 

Menghadapi perkembangan teknologi yang semakin pesat, Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H., juga mengingatkan seluruh personel humas untuk mampu beradaptasi dengan transformasi digital, termasuk perkembangan Artificial Intelligence (AI), media sosial, dan berbagai platform komunikasi modern yang kini menjadi ruang utama pertukaran informasi masyarakat.

 

“Perkembangan teknologi digital dan Artificial Intelligence menghadirkan tantangan sekaligus peluang bagi fungsi humas. Melalui manajemen media yang modern, proaktif, dan antisipatif, Humas Polda Sumsel harus hadir lebih awal untuk mengisi ruang digital dengan informasi yang positif, edukatif, dan menyejukkan, sekaligus menjadi benteng terhadap hoaks, disinformasi, dan provokasi yang dapat mengganggu stabilitas kamtibmas,” tegasnya.

 

Selain membahas strategi komunikasi publik, Rakernis Humas 2026 juga menjadi sarana memperkuat kemitraan strategis antara Polri dan insan pers. Hubungan yang profesional, terbuka, dan saling mendukung diyakini menjadi salah satu faktor penting dalam menciptakan ekosistem informasi yang sehat dan terpercaya di tengah masyarakat.

 

Kegiatan ini juga selaras dengan program Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum., yakni “Sudahkah Anda Berbuat Baik Hari Ini”, yang mendorong seluruh personel Polri untuk senantiasa menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat melalui pelayanan yang humanis, responsif, dan solutif.

 

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Sumatera Selatan Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H., berharap melalui Rakernis Humas Tahun Anggaran 2026, seluruh personel humas di jajaran Polda Sumsel semakin profesional, adaptif, inovatif, dan mampu memanfaatkan teknologi digital secara optimal dalam mendukung tugas-tugas kepolisian.

 

“Mari kita jadikan Rakernis Humas Tahun 2026 sebagai momentum untuk menyatukan langkah, visi, strategi, dan tindakan. Humas harus menjadi motor penggerak komunikasi publik yang mampu memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap Polri serta mendukung terwujudnya Indonesia Emas 2045,” pungkas Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H.

 

Melalui Rakernis Humas Tahun Anggaran 2026, Polda Sumatera Selatan menegaskan komitmennya untuk terus membangun sistem komunikasi publik yang modern, transparan, adaptif, dan terpercaya. Penguatan fungsi kehumasan menjadi bagian penting dalam mendukung transformasi Polri yang Presisi sekaligus memastikan setiap program pemerintah dan institusi dapat tersampaikan secara efektif kepada masyarakat demi terciptanya stabilitas keamanan dan kesejahteraan bangsa.

Penulis : Hari

Editor : I ndra AR

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *