PALEMBANG

Lapas Kelas I Palembang ikuti Pengarahan Dirjenpas Secara Virtual

46
×

Lapas Kelas I Palembang ikuti Pengarahan Dirjenpas Secara Virtual

Sebarkan artikel ini
Oplus_131072

PALEMBANG | lensanews.id 

Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Palembang, M. Pithra Jaya Saragih mengikuti kegiatan pengarahan dari Direktur Jenderal Pemasyarakatan terkait pengelolaan Koperasi Pemasyarakatan Indonesia, Warung Telekomunikasi Khusus Pemasyarakatan (Wartelsuspas), serta penyediaan bahan makanan pada Lapas dan Rumah Tahanan Negara. Kegiatan tersebut dilaksanakan secara virtual melalui aplikasi zoom meeting bertempat di Ruang Aula Lapas Kelas I Palembang pada Senin (06/04)

 

Dalam arahannya, Direktur Jenderal Pemasyarakatan, Mashudi menegaskan pentingnya keterlibatan langsung Kepala UPT dan jajaran dalam pengelolaan koperasi sebagai salah satu instrumen peningkatan kesejahteraan pegawai sekaligus sarana pembinaan kemandirian bagi warga binaan. “Pengelolaan koperasi dan layanan di dalam Lapas harus dilakukan secara profesional, transparan, dan akuntabel, sehingga mampu memberikan manfaat nyata bagi pegawai maupun warga binaan,” tegasnya dalam pengarahan.

 

Selain itu Dirjenpas juga menekankan pentingnya pengelolaan Wartelsuspas sebagai sarana komunikasi yang tertib dan terkontrol guna mencegah gangguan keamanan dan ketertiban. Direktur Jenderal Pemasyarakatan juga memberikan perhatian khusus terhadap tata kelola penyediaan bahan makanan agar sesuai standar dan peraturan yang berlaku, termasuk mendorong keterlibatan pengusaha lokal.

 

Dalam kesempatan tersebut, turut dibahas rencana pemberian bantuan sosial berupa pembangunan sumur bor bagi masyarakat, yang memerlukan pemetaan lokasi secara tepat agar program dapat berjalan efektif dan tepat sasaran.

 

Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh jajaran pemasyarakatan, khususnya di Lapas Kelas I Palembang, semakin meningkatkan kinerja, profesionalitas, serta komitmen integritas dalam pelaksanaan tugas dan fungsi pemasyarakatan. Selain itu, seluruh program dan kebijakan strategis yang telah dirumuskan agar dapat diimplementasikan secara optimal guna mendukung pelayanan publik yang berkualitas serta mendukung stabilitas keamanan dan ketertiban di dalam Lapas dan Rutan. (Hari)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *