LEBAK

Jalan Rusak Dibiarkan, Warga Cigoong Selatan Tanam Pohon Pisang sebagai Simbol Protes

35
×

Jalan Rusak Dibiarkan, Warga Cigoong Selatan Tanam Pohon Pisang sebagai Simbol Protes

Sebarkan artikel ini

lensanews.id | LEBAK 

Kekecewaan warga memuncak akibat rusaknya jalan kabupaten di wilayah Cigoong Selatan, Kecamatan Cikulur, Kabupaten Lebak.

 

Minimnya penanganan dari pemerintah mendorong warga melakukan aksi simbolik dengan menanam pohon pisang di tengah badan jalan yang berlubang dan membahayakan pengguna.

 

Aksi tersebut terekam dalam sebuah video yang beredar luas di media sosial. Pohon pisang sengaja ditanam di titik-titik kerusakan parah sebagai bentuk protes sekaligus peringatan bagi pengendara agar lebih waspada saat melintas.

Dalam rekaman video, seorang warga terdengar menyuarakan keluhannya dalam bahasa Sunda, menyoroti kondisi jalan yang dinilai bertolak belakang dengan slogan pembangunan daerah.

 

“Lur, jalan Pasar Melati Tajur Ruhay Lebak Ruhay, tangkal cau ge dipelak di jalan. Kamari peuting aya nu ngaguling. Lebak rusak ieu mah lain Lebak Ruhay. Apa Lebak rusak ieu, Pak Bupati,” ucap warga dalam video tersebut. Minggu(15/2/2026)

 

Keluhan serupa disampaikan Iwan, pengguna jalan yang rutin melintas di jalur tersebut. Ia menilai kerusakan jalan di Kecamatan Cikulur sudah berlangsung lama dan berpotensi menimbulkan kecelakaan.

 

“Ini jalan kabupaten, akses utama antar desa. Rusaknya sudah lama, tapi seolah dibiarkan. Yang paling parah dari Desa Cigoong Selatan sampai Desa Cigoong Utara,” ujarnya.

 

Ia juga mempertanyakan sikap pemerintah daerah, mengingat jalur tersebut kerap dilalui pejabat.

 

“Kalau memang sering dilewati pejabat, seharusnya kondisi ini sudah jadi perhatian sejak lama,” tambahnya.

 

Warga berharap Pemerintah Kabupaten Lebak segera mengambil langkah nyata melalui dinas terkait. Jalan tersebut merupakan urat nadi aktivitas ekonomi dan sosial masyarakat, sehingga pembiaran kerusakan dinilai sebagai bentuk pengabaian terhadap keselamatan publik.

 

Hingga berita ini diturunkan, awak media masih berupaya meminta klarifikasi dari instansi berwenang terkait kondisi jalan kabupaten di wilayah Cigoong Selatan dan Cigoong Utara.

(ND)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *