BOGOR

Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Bogor, gelar Gerakan Pangan Murah Serentak Nasional

39
×

Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Bogor, gelar Gerakan Pangan Murah Serentak Nasional

Sebarkan artikel ini

lensanews.id | BOGOR 

Pemerintah Kabupaten Bogor melalui Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kabupaten Bogor menggelar kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM) Serentak Nasional, oleh Menteri Pertanian Amran Sulaiman melalui video zoom meeting. Dalam rangka Stabilisasi dan Pasokan Harga Pangan (SPHP).

 

Bertempat dihalaman kantor Kelurahan Tengah, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor, jum’at (13/2/2026).

 

GPM ini menjadi agenda serentak nasional menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN), seperti bulan suci Ramadhan hingga Idul Fitri. Untuk membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok, dengan harga yang lebih terjangkau serta barang dengan kualitas yang baik.

 

“Program GPM ini sebagai bentuk perhatian dari pemerintah kepada masyarakat, biasanya mendekati hari besar keagamaan bahan pokok cenderung naik. Maka dari itu, lewat program GPM serentak ini nantinya bisa menekan harga dipasaran,” ujar Sutriana Kepala Bidang Distribusi Cadangan Pangan DKP kepada lensanews.id.

 

Ia melanjutkan, GPM ini bertujuan untuk membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga dibawah harga pasar. Berbagai komoditas dijual diantaranya beras 5 kg seharga Rp.55.000, gula pasir Rp.14.000, minyak goreng Rp.15.000, telur ayam ras Rp. 25.500, daging ayam ras Rp. 32.000, daging sapi Rp. 115.000 per kilo bawang merah dan bawang putih masing-masing Rp. 10.000, serta aneka sayuran dijual mulai Rp. 5.000 hingga Rp.10.000.

 

“Kegiatan ini mendapat sambutan antusias dari masyarakat yang memanfaatkan kesempatan tersebut untuk membeli kebutuhan pokok dengan harga lebih murah. Program ini juga menjadi upaya pemerintah daerah membantu dalam menjaga daya beli masyarakat serta mengendalikan inflasi daerah menjelang bulan suci Ramadhan,” jelasnya.

 

Lebih lanjut, Gerakan Pangan Murah berkelanjutan dapat terus digelar secara berkala untuk memastikan stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok tetap terjaga.

 

“Barang yang dijual di GPM bisa lebih murah karena telah di Fasilitasi Distribusi Pangan (FDP) Rp. 4000 perkilo/liter item barang oleh Pemerintah Kabupaten Bogor. Secara total keseluruhan ada 6 ton barang yang dijual di GPM ini. Dengan rincian yang paling banyak 3 ton beras dan 1000 liter minyak goreng,” terangnya.

 

Sementara itu, Yanti (50) warga RT 04 kepada media ini mengatakan, sangat bersyukur dengan adanya GPM bisa berbelanja dengan harga yang lebih murah dari harga dipasar.

 

“Kalau bisa seminggu sekali diadakannya karena harga lagi pada naik menjelang puasa sampai lebaran biasanya, saya tadi beli beras, telur, minyak goreng, gula pasir, naget, bawang dan cabai. Tau info ada GPM dari grup WhatsApp RT,” katanya. (Irvan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *