LEBAK

Prihatin Tingginya Angka Kecelakaan, Paguyuban Sopir Truk Selatan Lebak Lakukan Perbaikan Jalan Secara Swadaya

92
×

Prihatin Tingginya Angka Kecelakaan, Paguyuban Sopir Truk Selatan Lebak Lakukan Perbaikan Jalan Secara Swadaya

Sebarkan artikel ini

Lensanews.id | LEBAK, BANTEN 

Keprihatinan terhadap tingginya angka kecelakaan lalu lintas mendorong Paguyuban Sopir Truk Selatan (PSTS) Kabupaten Lebak mengambil langkah nyata dengan melakukan perbaikan jalan secara swadaya di titik tanjakan curam Jalan Muaradua jalur Cileles, Kecamatan Cikulur. Selasa (19 Januari 2026)

 

Puluhan sopir truk yang tergabung dalam PSTS secara sukarela mengumpulkan donasi untuk memperbaiki kerusakan jalan kabupaten yang selama ini dinilai membahayakan keselamatan pengguna jalan, khususnya kendaraan angkutan barang. Kondisi jalan berlubang, permukaan coran yang terkelupas, serta kemiringan tanjakan yang ekstrem kerap menyebabkan kendaraan kehilangan traksi, terperosok, hingga terbalik. Tak jarang, kejadian tersebut berujung pada kemacetan panjang bahkan korban jiwa.

 

Ketua PSTS Kabupaten Lebak, Didin, menyampaikan bahwa aksi tersebut merupakan bentuk solidaritas sekaligus kepedulian terhadap keselamatan bersama. Menurutnya, para sopir tidak bisa terus menunggu penanganan sementara risiko kecelakaan terjadi hampir setiap hari.

 

“Kami bergerak karena keselamatan adalah kebutuhan mendesak. Donasi yang terkumpul dari rekan-rekan sopir kami gunakan untuk membeli material seperti batu belah, pasir, dan semen guna merapikan bagian jalan yang paling rawan dan berbahaya,” ujar Didin.

 

PSTS mencatat, sejumlah tanjakan di jalur selatan Lebak memiliki tingkat kemiringan yang cukup ekstrem dan diperparah oleh kerusakan struktur jalan. Kondisi tersebut sangat berisiko bagi kendaraan bermuatan berat. Dengan perbaikan sementara ini, PSTS berharap potensi kecelakaan akibat truk gagal menanjak dapat diminimalisir, sekaligus menjaga kelancaran distribusi logistik di wilayah selatan Kabupaten Lebak.

 

Meski telah melakukan perbaikan secara mandiri, PSTS menegaskan bahwa langkah tersebut bersifat sementara. Mereka berharap Pemerintah Kabupaten Lebak, melalui dinas terkait, khususnya Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), dapat segera melakukan penanganan permanen serta peningkatan kualitas jalan. Mengingat ruas tersebut berstatus sebagai jalan kabupaten, tanggung jawab pemeliharaan jangka panjang tetap berada di bawah kewenangan pemerintah daerah.

 

Aksi gotong royong ini mendapat apresiasi dari masyarakat sekitar serta para pengguna jalan yang merasakan langsung dampak positifnya. PSTS menegaskan komitmennya untuk terus mendorong keselamatan berlalu lintas dan mengawal kepentingan publik demi mendukung kelancaran ekonomi serta keselamatan bersama di Kabupaten Lebak. (ND)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *